CEO FC Fassell Anthony Cassell Kuoh menghadapi gelombang kritik publik setelah sebuah unggahan media sosial yang viral di mana dia dengan percaya diri menyatakan bahwa Liberia akan memenuhi syarat untuk Piala Dunia FIFA di bawah kepemimpinannya jika terpilih sebagai presiden Asosiasi Sepak Bola Liberia (LFA).
Kuoh's statement "Liberia has never qualified for the World Cup... but I can assure you that under my leadership, we will qualify" has sparked a torrent of disbelief, mockery, and accusations of unrealistic ambition from football fans and commentators across the country.
Kritikus online mengatakan janji CEO itu jauh dari kinerja saat ini klubnya sendiri, FC Fassell, yang mereka argumen telah kesulitan memenuhi reputasi masa lalunya.
Penggemar Meragukan Penurunan Terbaru Fassell
Dulu diapresiasi untuk musim kejuaraan, bentuk Fassell telah menurun tajam, menurut pengamat yang mengklaim klub tidak menunjukkan kemajuan yang berarti meskipun mendapat dukungan keuangan yang signifikan.
Para analis menunjuk ketidakstabilan di kalangan staf teknis sebagai kontributor utama. Dalam waktu beberapa bulan, klub mengangkat dan kemudian memutus hubungan kerja dengan dua pelatih asing. Para kritikus mengatakan bahwa pintu putar ini menimbulkan pertanyaan tentang arah kepemimpinan, visi teknis, dan perencanaan jangka panjang di klub.
Pergi tiba-tiba dari Pelatih Ivan, yang sebelumnya memimpin Fassell menuju kesuksesan juara, hanya memperkuat kekhawatiran publik. Para lawan ambisi LFA Kuoh berargumen bahwa alih-alih memperkuat di sekitar pelatih yang telah terbukti, klub justru cenderung pada keputusan manajerial yang mereka anggap impulsif.
Beberapa komentator sepak bola mengatakan bahwa meskipun Fassell mungkin memiliki kekuatan finansial, kepemimpinan mereka belum menunjukkan disiplin manajerial yang diperlukan untuk mempertahankan kesuksesan kelas atas. Mereka berargumen bahwa ini membuat janji besar Kuoh tentang Piala Dunia terkesan tidak sesuai dengan realitas performa klubnya sendiri.
Perundungan Publik Meledak di Media Sosial
Setelah pernyataan Kuoh, media sosial dipenuhi dengan reaksi keras. Beberapa pengguna mempertanyakan penampilan Fassell belakangan ini, terutama ketidakmampuan tim untuk mencetak satu gol pun dalam Putaran Kualifikasi CAF.
Di antara komentar yang beredar secara online:
Mengapa tim kamu tidak memenuhi syarat untuk babak grup CAF?
Baru Fassell, kamu tidak bisa lolos ke babak grup CAF, lalu kamu bilang Liberia?
Biarkan Fassell memenuhi syarat untuk Piala Konfederasi CAF terlebih dahulu.
Satu tujuan seh kalian tidak bisa mencetak gol.
Yang lain mengatakan bahwa janji Piala Dunia lebih politis daripada realistis, menyebutnya sebagai "pesan kampanye" menjelang pemilu LFA April 2026.
Ambisi Pemilu Diperiksa Secara Ketat
Kuoh telah memperkenalkan diri sebagai kandidat pembaharu dan visioner untuk pemilu LFA mendatang. Namun, para analis mengatakan jalannya menuju presiden mungkin akan rumit karena statuta LFA sendiri.
Pasal 45.4 peraturan LFA menyatakan bahwa presiden, wakil presiden, dan anggota komite eksekutif harus memiliki setidaknya ijazah sekolah menengah atas dan "tidak pernah dihukum karena tindak pidana."
Beberapa analis hukum menunjukkan bahwa vonis federal Amerika Serikat Kuoh yang lalu, di mana dia dihukum 87 bulan penjara, bisa memicu kekhawatiran kelayakan jika undang-undang diterapkan secara ketat.
Para kritikus berargumen bahwa kepemimpinan LFA memerlukan integritas yang tidak diragukan, kredibilitasan internasional, dan catatan prestasi pemerintahan yang bertanggung jawab, kualitas-kualitas ini mereka katakan harus Kuoh tunjukkan sepenuhnya sebelum menginginkan peran tersebut.
Public Remains Skeptical
To many citizens following the debate, Kuoh's World Cup promise feels aspirational but far removed from the immediate footballing realities. Some argue that until he delivers consistent performance and stability within FC Fassell, the public may remain unconvinced of his broader national ambitions.
Untuk saat ini, CEO itu berada di tengah-tengah perdebatan nasional yang panas, yang menggabungkan harapan sepak bola, nuansa politik, dan arah masa depan kepemimpinan sepak bola Liberia.
Hak Cipta 2025 FrontPageAfrica. Seluruh hak dilindungi undang-undang. Didistribusikan oleh AllAfrica Global Media (Streamdota2).
Ditandai: Piala Dunia, Liberia, Olahraga, Afrika Barat
Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. ( Syndigate.info ).
0Komentar